Cara Merawat Tali Pusar Bayi Agar Cepat Kering

oleh
Cara Merawat Tali Pusar Bayi Agar Cepat Kering
Cara Merawat Tali Pusar Bayi

Para orang tua, terutama yang baru pertama kali memiliki bayi harus mengerti bagaimana cara untuk merawat tali pusar bayi dengan baik dan benar sehingga bisa lebih cepat kering.

Karena jika sampai salah dalam merawatnya, ini akan menimbulkan resiko dimana ada kemungkinan terjadi infeksi dan menyebabkan masalah kesehatan yang serius.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini redaksi aramedika.com, sudah menyiapkan artikel yang akan secara khusus membahas bagaimana cara merawat tali pusar bayi yang baik dan benar agar cepat kering dan terlepas dengan normal.

Silahkan dibaca dan dipahami artikel ini hingga selesai, kemudian praktekkann tips yang redaksi berikan ketika mengenai perawatan tali pusar bayi tersebut.

Cara Merawat Tali Pusar Bayi Agar Cepat Kering

Seperti yang kita ketahui, normalnya tali pusar bayi akan mengering dan terlepas dengan sendirinya sekitar tiga minggu setelah si kecil lahir.

Baca Juga :  Bayi Susah Tidur di Malam Hari, Lakukan Tips Berikut Ini

Selama masa 3 minggu tersebut, Anda sebagai orang tua harus benar-benar memperhatikan perawatan tali pusar ini agar tidak timbul infeksi karena salah perawatan.

Mengutip dari sejumlah sumber, berikut ini langkah-langkah yang bisa Anda lakukan dalam merawat tali pusar bayi agar cepat kering dan tidak infeksi.

  • Jaga Kebersihan

Tips pertama dalam merawat tali pusar bayi adalah dengan memperhatikan kebersihannya. Bukan hanya kebersihan di area tali pusar saja, namun kebersihan tempat dan juga yang merawatnya.

Banyak yang bertanya apakah tali pusar yang belum lapas jika terkena air saat mandi berbahaya? tenang saja menurut dokter, hal itu tidka berbahaya jika tali pusar yang terkena air dan tidak meningkatkan risiko infeksi.

Namun yang perlu di perhatikan adalah kebersihaanya, terutama harus mencuci tangan lebih dahulu dengan sabun pencuci sebelum menyentuh area tali pusar ketika akan membersihkan area di sekitar tali pusar bayi.

  • Disarankan Jangan Memandikan Bayi Sampai Tali Pusar Lepas

Ada beberapa spesialis anak yang menyarankan untuk tidak memandikan dahuli si kecil dengan air secara langsung sebelum tapi pusarnya lepas.

Baca Juga :  Anak Alergi Susu Sapi ?, Ini Yang Harus Bunda Lakukan

Dianjurkan untuk memandikan si kecil menggunakan waslap saja ataau menggunakan kain basah untuk memandikan bayi.

Tapi, sebenarnya dimandikan pun tidak apa-apa karena air mandi sikecil tidak membahayakan tali pusar. Namun sebaiknya jangan rendam atau taruh badan bayi dalam air langsung.

Usahakan mandi dengan cepat dan segera keringkan badan bayi, terutama pada area tali pusar agar cepat kering.

  • Jangan Tutup Tali Pusar

Agar lebih cepat kering, disanjurkan untuk tidak menutup tali pusar bayi dengan popok. Jika Anda menggunakan popok gurita bayi, usahakan untuk area tali pusar dibiarkan saja terbuka.

Hal ini dilakukan agar tali pusar tersbeut bisa lebih cepat kering dan tidak menimbulkan infeksi karena tertutup erat dalam waktu yang lama.

  • Gunakan Pakaian Longgar

Selain tidak menutup area tapi pusar yang masih basah, disarankan untuk menggunakan pakaian yang agak longgar.

Ini bertujuan agar agar tali pusar yang masih basah tidak menempel dan memberikan akses sirkulasi udara yang lebih baik.

  • Jangan Paksa Lepas

Mendekati masa-masa puput atau lepas tali pusar, terkadang masih ada bagian sedikit yang menempel dan membuat kita ingin melepasnya karena hanya menempel sedikit saja.

Baca Juga :  Pneumonia, Penyebab Utama Kematian Balita di Indonesia

Akan tetapi, jangan pernah lakukan hal tersebut. Pastikan untuk menunggu hingga tali pusar terlepas dengan sendirinya, bahkah ketika itu hanya sisa seujung rambut yang membuatnya masih menempel.

Sabar dan tunggu hingga tapi pusar terlepas semuanya dengan normal tanpa di tarik atau dipaksa.

Tanda Jika Tali Pusar Bayi Infeksi

Setelah Anda mengetahui bagaimana cara merawat tali pusar bayi yang baik dan benar, selanjutnya Anda perlu pahami juga mengenai beberapa tanda jika tali pusar bayi mengalami infeksi.

Berikut ini adalah beberapa tanda jika ada infeksi pada tali pusar bayi:

  • Keluar darah terus menerus
  • Muncul cairan yang lengket
  • Terjadi pembengkakan
  • Bernanah
  • Mengeluarkan aroma tidak sedap
  • Bayi rewel

Jika mendapati tanda-tanda diatas, ada baiknya untuk segera membawa sikecil ke dokter guna penanganan yang lebih tepat.

Demikian informasi menganai bagaimana cara merawat tali pusar bayi yang baik dan benar agar cepat kering, serta informasi mengenai tanda-tanda jika tali pusra bayi mengalami infeksi.

Semoga informasi yang redaksi sajikan pada artikel ini bermanfaat untuk menambah wawasan Anda seputar dunia kesehatan.