Meredakan Batuk Pada Anak Dengan Bahan Herbal Alami

aramedika.com – Batuk pada anak yang di alami oleh putra-putri kita, sering kali membuat anak menjadi gelisah, tidak nyaman dan sering rewel saat tidur karena terganggu oleh batuk yang dideritanya.

Selain itu, si buah hati juga akan mengalami penurunan nafsu makan karena rasa tidak nyaman yang ia rasakan di sekitar tenggorokan, dan juga terkadang disertai dengan muntah berulang yang disebabkan oleh batuk.

Meskipun pada dasarnya sakit batuk pada anak merupakan suatu penyakit yang bersifat self limiting (suatu kondisi penyakit yang dapat sembuh dengan sendirinya), namun para orangtua juga dapat memberikan terapi non-obat yang bermanfaat dalam meredakan batuk pada anak, seperti:

  • Jika putra atau putri anda mengalami batuk berdahak, perbanyak asupan air putih hangat putih. Karena air hanya memiliki manfaat yang sama dengan obat mukolitik, yakni dapat membantu mengencerkan dahak. Selain itu, dengan banyak minum juga bisa mengencerkan ingus dan lendir di tenggorokan sehingga lebih mudah dikeluarkan.
  • Untuk anak usai bayi kurang dari 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif, disarankan para ibu untuk lebih sering memberikan asupan ASI kepada si buah hati
  • Sedangkan untuk bayi yang tidak diberikan ASI eksklusif dapat diberikan air putih hangat dengan takaran 1-3 sendok teh sebanyak 4 kali perhari.
  • Sebagai alternatif lain dalam meredakan batuk pada anak, ibu juga bisa menggunakan madu alami yang khasiatnya sudah diakui para dokter dan medis. Dalam sebuah  penelitian  yang dilakukan American Academic of Pediatric pada tahun 2008 silam menyatakan madu dapat meredakan batuk anak di malam hari dan lebih aman untuk mengatasi batuk pada anak. Selain itu, madu juga lebih efektif dari pada dextromethrophan (kandungan utama dalam obat batuk) dan juga tentu tanpa efek samping karena merupakan bahan herbal alami.

Namun perlu di ingat, madu sebaiknya jangan diberikan pada bayi usia di bawah satu tahun guna menghindari risiko botulisme atau keracunan karena belum siapnya sistem kekebalan tubuh anak.

Sedangkan untuk usia di atas satu tahu, pemberian madu bisa menyesuaikan dengan takaran berikut:

  1. Untuk anak usia 2-5 tahun: sebanyak 1/2 sendok teh
  2. Untuk anak usia 6-11 tahun: sebanyak 1 sendok teh
  3. Untuk anak usia lebih dari 11 tahun sebanyak 2 sendok teh

Selain pemberian madu untuk meredakan batuk pada anak, para orang tua di rumah juga bisa membuat ramuan alami dari bahan berikut:

  • Buatlah larutan yang terdiri dari garam sebanyak setangah sampai satu sendok teh dengan segelas air hangat
  • Kemudian, teteskan larutan tersebut 2-3 tetes pada lubang hidung anak kemudian sedot dengan bantuan suction atau penyedot ingus.
  • Langkah tersebut di ketahui dapat mengurangi sumbatan pada hidung anak akibat batuk yang biasanya diertai dengan pilek. Untuk anak yang sudah lebih besar, larutan garam juga dapat digunakan untuk berkumur,yang berguna untuk mengurangi nyeri pada tenggorokan.

Guna mempercepat proses penyembuhan batuk pada putra-putri tercinta, ada baiknya para orang tua juga melakukan tindakan berikut agar batuk yang diderita oleh anak bisa lekas reda.

  • Usapkan balsam khusus anak pada seluruh tubuh anak, namun ingat, tidak boleh diusapkan di bawah hidung. Kandungan camphor, mentol,dan minyak eucaliptus yang terdapat pada balsa dapat meredakan batuk pilek dan membuat anak tidur nyenyak.
  • Berikan asupan makanan dan minuman kepada anak dengan porsi sedikit namun lebih sering agar anak tidak muntah.
  • Hindari terlebih dahulu anak dalam mengkonsumsi makanan dan minuman yang dapat merangsang timbulnya batuk, seperti es, permen, coklat, atau makanan berlemak.
  • Jauhkan anak dari asap rokok
  • Minta anak untuk lebih banyak beristirahat, serta hindari bermain secara berlebihan hingga kelelahan.

Demikian beberapa tips dan informasi mengenai bagaimana cara meredakan batuk pada anak dengan bahan herbal alami tanpa obat-obatan. Selamat mencoba dan semoga si buah hati lekas sembuh.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*