Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Anak Tanpa Obat

Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Anak Tanpa Obat
Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Anak Tanpa Obat

Ketika anak mengalamai kenaikan suhu tubuh, umumnya akan langsung segera diberikan obat penurun panas agar suhu tubuhnya bisa turun. Namun ternyata, menurut sejumlah dokter dan ahli kesehatan ada cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat yang bisa dilakukan oleh para orang tua.

Sebagaimana kita tahu, ketika anak panas atau demam biasanya akan membuat orang tua panik sehingga akan segera melakukan tindakan penanganan agar panasnya mereda.

Bacaan Lainnya

Karena dalam beberapa kasus, jika anak mengalami panas tinggi itu akan menyebabkan munculnya resiko kesehatan lain, seperti anak kejang-kejang dan berbahaya untuk keselamatan si kecil.

Untuk itu, guna mengurangi panas yang tinggi pada anak bisa dilakukan beberapa cara tradisional yang selama ini diyakini cukup ampuh sebagai salah satu metode atau cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat.

Cara Cepat Menurunkan Panas Pada Anak Tanpa Obat

Berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba oleh para orang tua untuk menurunkan panas pada si kecil dengan beberapa cara tradisional yang terbukti efektif.

Baca Juga :  Takaran Susu Formula Bayi 0-3 Bulan yang disarankan Dokter

1. Beri Anak Asupan Cairan yang Cukup

Langkah pertama yang bisa dilakukan oleh para orang tua dirumah ketika anak mulai menunjukan gejala panas, adalah dengan memberikan si kecil asupan cairan atau minum yang cukup.

Panas yang dialami oleh anak sangat beresiko membuat si kecil kekurangan cairan dan bisa menyebabkan dehidrasi, yang akan membuat resiko tambah parah.

Karena itum beri si kecil mimun air putih yang cukup, atau bisa juga dengan memberikan cairan isotonik agar kebutuhan cairan dalam tubuh tetap terjaga.

2. Beri Makanan Hangat

Tips selanjutnya, orang tua bisa juga dengan memberikan makanan hangat kepada si kecil agar panasnya bisa lekas turun.

Makanan seperti sup atau bubur bis amenjadi alternatif yang bisa diberikan kepada anak jika mereka sedang demam agar panasnya bisa segera mereda.

3. Lakukan Kompress Hangat

Cara lain yang cukup efektif untuk menurunkan panas pada anak tanpa obat adalah melakukan kompress hangat pada anak yang demam.

Baca Juga :  Mengenal Penyakit Hidrosefalus, Penyebab Kepala Jadi membesar

Ingat, kompres hangat bukan kompress dingin. Cara ini bisa dilakukan dengan cara menyiapkan air hangat dalam wadah kemudian celupkan kain tipis, lalu peras.

Selanjutnya tempelkan kain yang sudah dicelupkan di air hangat tersebut pada dahi dan juga ketiak anak. Dnegan cara ini maka panas akan turun dengan cepat.

Jika kain sudah mulai dingin celupkan lagi pada air hangat, peras lalu tempelkna kembali. Lakukan hingga panas naak benar-benar turun.

4. Gunakan Ramuan Bawang Merah

Cara tradisional selanjutnya yang banyak dipakai oleh para orang tua jaman dulu untuk menurunkan panas pada anak adalah dengan menggunakan ramuan bawang merah yang dibalurkan pada tubuh anak.

Sediakan 2 siung bawang merah, kemudian haluskan llau cmapur dengan minyak kelapa murni. Selanjutnya balurkan campuran tersebut ke tubuh anak.

Meski demikian, karena bau bawang merah cukup menyengat, umumnya anak tidak terlalu menyukai pengobatan tradisional yang satu ini.

5. Berikan Air Jahe

Cara cepat menurunkan panas pada anak tanpa obat yang bisa dilakukan oleh para orang tua selanjutnya adalah dengan memberikan si kecil minuman hangat yang sudah dicampur dengan jahe.

Baca Juga :  Kenali Sejak Dini, Gejala dan Tanda Jika Si Kecil Mengalami Tunarungu

Sediakan jahe segar, kemudian rebus. Selanjutnya tambahkan sedikit madu kemudian minumkan pada anak ketika air rebusan tersebut maish hangat.

Ini merupakan cara alami warisan nenek moyang yang dikenal cukup ampuh dalam menurunkan panas yang dialami oleh anak.

Hal-Hal yang Perlu di Perhatikan

Semua metode yang redaksi berikan diatas alam menurunkan panas pada anak, sebaiknya harus memperhatikan beberapa kondisi berikut ini:

  • Jangan praktekan pada anak usia di bawah tiga bulan
  • Bila usia anak antara 3-5 bulan dengan suhu 38,3° C
  • Bila usia anak di atas 6 bulan dengan suhu 38,8° C
  • Bila suhu tubuh di atas 40° C
  • Bila anak mengalami demam sudah lebih dari tiga hari
  • Bila demam disertai gejala lain, seperti kaku leher, nyeri tenggorokan, sesak, nyeri telinga, ruam kulit, kejang, atau nyeri kepala.

Jika mendapati kondisi seperti yang sudah redaksi sebutkan diatas, maka sebaiknya segera bawa anak ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat seperti rumah sakit atau puskesmas agar segera dilakukan penangangan medis yang lebih tepat.

Pos terkait