Beberapa Gejala dan Ciri-Ciri Pneumonia Pada Bayi

oleh
Beberapa Gejala dan Ciri-Ciri Pneumonia Pada Bayi

Salah satu jenis penyakit yang cukup berbahaya yang sering terjadi pada bayi adalah penyakit yang bernama Pneumonia. Penyakit ini merupakan penyakit berupa infeksi paru-paru yang disebabkan oleh bakteri atau virus.

Penderita penyakit ini, umumnya adalah anak atau bayi usia di bawah 2 tahun dan menjadi salah satu penykit dengan tingkat kematian yang paling tinggi.

Oleh karena itu, sebagai orang tua Anda perlu mengetahui sejak dini apa saja gejala dan ciri-ciri penyakit pneumonia agar bisa dilakukan penanganan yang tepat guna menghindari efek yang lebih parah.

Sehubungan dengan hal tersebut, kali ini redaksi aramedika.com akan memberikan informasi mengenai ciri-ciri Pneumonia pada bayi yang jadi penanda jika si kecil sedang menderita penyakit tersebut.

Ciri-Ciri Pneumonia Pada Bayi

Mengapa sebagai orang tua penting untuk mengetahui gejala dan ciri-ciri dari penyakit ini? pasalnya selama ini banyak orang tua yang telat menyadari jika buah hati mereka menderita penyakit berbahaya ini.

Baca Juga :  Bayi 5 Bulan Belum Bisa Tengkurap, Ini Penjelasan Dokter

Banyak orang tua yang mengira si kecil hanya menderita batuk atau pilik biasa saja, sehingga penangannya tidak maksimal. Setelah dilakukan pemeriksaan barulah tersadar jika sikecil ternyata menderita penyakit Pneumonia.

Oleh sebab itu, gejala dan ciri-ciri Pneumonia berikut ini perlu Anda ketahui:

  • Demam Tinggi

Apabila sikecil mengalami demam yang tinggi hingga diatas 37 derajat, sebaiknya untuk waspada dan segera membawa si kecil ke dokter atau rumah sakit guna pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

  • Kesulitan Bernafas

Selain demam yang cukup tinggi, apabila si kecil menunjukan gejala seperti kesulitan untuk bernafas, jangan tunggu lebih lama lagi. Segera larikan si kecil ke rumah sakit untuk penanganan yang lebih tepat.

  • Ketika Nafas Berbunyi

Ketika si kecil nampak kesulitan dalam bernafas, kemudian setiap kali dia menarik nafas lalu terdengar seperti ada bunyi yang keluar dari hidungnya itu adalah gejala lain dari pneumonia.

  • Batuk Pilek
Baca Juga :  Cara Merawat Tali Pusar Bayi Agar Cepat Kering

Ciri-ciri Pneumonia pada bayi selanjutnya yang perlu di waspadai adalah sikecil yang akan mengalami batuk dan pilek. Jangan anggap remeh, terlebih jika disertai dengan gejala yang sudah disebutkan diatas.

  • Rewel dan Tidak Mau Menyusu/Makan

Jika si kecil mulai rewel, hanya menangis dan tidak mau menyusu atau makan ada baiknya untuk segera di bawa ke dokter guna pemeriksaan lebih lanjut untuk memutuskan apakah ini berkaitan dengan penyakit pneumonia atau hanya sakit biasa.

  • Bibir dan Kuku Tampak Membiru

Terkahir, ciri-ciri atau gejala pneumonia pada bayi yang sudah parah biasanya bibir dan kuku tampak membiru atau dalam istilah medis disebut dengan sianosis.

Apabila kondisinya seperti ini, langkah terbaik segera bawa si kecil ke rumah sakit terdekat guna penanganan lebih lanjut agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

  • Muntah dan Diare

Dalam beberapa kasus juga ditemui ada beberapa pasien bayi yang menderita Pneumonia juga akan mengalami muntah dan diare sehingga akan lebih memperparah kondisinya karena si kecil akan mengalami dehidari.

Baca Juga :  Pentingnya Suntikan Vitamin K Untuk Bayi yang Baru Lahir

Kesimpulan

Apabila sikecil tengah sakit kemudian menunjukan beberapa gejala diatas, langkah terbaik adalah dengan segera membawa sikecil ke dokter atau rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang lebih tepat.

Biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan tes darah dan juga mengambil foto Rontgen untuk memastikan diagnosis, apakah sikecil menderita pneumonia atau hanya sakit biasa.

Namun sekali lagi, jangan pernah sepelekan gejala dan ciri-ciri yang sudah redaksi ulas diatas. Apapun hasilnya, entah itu hanya sakit biasa sebaiknya segera bawa si kecil ke dokter atau rumah sakit untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Demikian informasi dari redaksi mengenai gejala dan ciri-ciri pneumonia pada bayi, semoga informasi ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang kesehatan anak.