Ketahui Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan Makanan

Ketahui Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan Makanan
Ketahui Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan Makanan

Mengalami masalah kesulitan saat menelan makanan memang cukup merepotkan. Karena sebagai penderita tidak akan bisa menikmati makanan dengan baik. Untuk mengetahui apa penyebab tenggorokan sakit saat digunakan untuk menelan makanan, simak ulasan lengkapnya pada lanjutan artikel dibawah ini.

Munculnya rasa sakit pada saat menelan makanan ini, biasanya terasa mulai dari bagian atas leher, tenggorokan sampai bagian bawah di belakang tulang dada.

Bacaan Lainnya

Bahkan bukan itu saja, rasa nyeri yang dirasakan bahkan bisa terjadi bukan saja saat menelan makanan dengan tekstur yang kasar, digunakan untuk minum air saja terkadang terasa cukup menyiksa.

Baca Juga :  Makanan Berikut Ini, Bisa Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Sehubungan dengan hal tersebut, pada artikel kali ini akan kami ulas mengenai apa saja penyebab tenggorokan sakit saat menelan dan cara mengatasi masalah kesehatan tersebut.

Penyebab Tenggorokan Sakit Saat Menelan Makanan

Seperti yang sudah kami kutip dari berbagai sumber, ada sejumlah penyebab yang diketahui menjadi penyebab kenapa seseorang mengalami rasa sakit saat menelan makanan.

1. Mengalami Radang Tenggorokan

Salah satu penyebab utama kenapa mengalami kondisi seperti ini adalah dikarenakan, menglamai masalah radang tenggorokan.

Radang tenggorokan ini bisa terjadi karena disebabkan oleh infeksi bateri yang membuat permukaan tenggorokan menjaid skait ketika digunakan untuk menelan makanan.

Radang tenggorokan bisa juge tarjadi karena mengalami flu dan juga batuk.

2. Asam Lambung

Ketika asam lambung sedang kambuh, maka akan membuat saluran  atau organ yang seperti pipa yang menyalurkan makanan serta cairan dari mulut ke perut mengalami peradangan.

Kondisi ini dikenal dengan istilah Esofagitis, yang ditandai dengan beberapa gejala lain seperti, sakit dada, sakit perut, suara serak, batuk, dan mual.

Baca Juga :  Sakit Pinggang Tanda Ginjal Bermasalah? Mitos atau Fakta

3. Kemungkinan Muncul Amandel

Selanjutnya, penyebab tenggorokan sakit saat digunakan untuk menelan makanan bisa jadi itu disebabkan oleh kemungkinan munculnya amandel.

Kondisi seperti ini paling sering terjadi pada anak-anak, dimana salah satu gejala yang timbul adalah rasa sakit yang muncul saat digunakan untuk menelan makanan.

Jika ini yang terjadi, harus segera dilakukan penangaan dengan tepat dan cepat agar tak menimbulkan komplikasi yang lebih serius.

4. Cidera Pada Tenggorokan

Berikutnya, penyebab mengapa hal ini bisa terjadi adalah karena adanya cidera pada area tenggorokan penderita.

Cidera ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, misalnya makan atau minum sesuatu yang terlalu panas sehingga membuat permukaan bagian dalam tenggorokan atau saluran makanan menjadi luka.

Bukan itu saja, terkadang ketika secara tidak sengaja makan ikan dan ada tulang yang nyangkut, ini juga bisa memicu rasa sakit pada saat menelan makanan.

Baca Juga :  Cara Mengatasi Sakit Kepala Sebelah Kiri Sebelum ke Dokter

5. Batuk Kronis

Terakhir, penyebab kenapa tenggorokan sakit saat digunaka untuk menelan makanan bisa jadi karena efek batuk kronis yang dialami.

Batuk kronis sendiri adalah batuk yang sudah berlangsung lebih dari 2 bulan yang dialami dan tak kunjung sembuh.

Cara Mengatasi Tenggorokan Sakit Saat Menelan

Jika saat ini Anda mengalami kondisi kesehatan yang seperti ini, ada beberapa tips atau langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasinya.

Berikut ini adalah saran dari dokter untuk mengatasi masalah tenggorokan sakit saat menelan:

  • Perbanyak minum air putih yang hangat
  • Makan makanan dengan tekstur yang lembut
  • Lakukan kompres pada leher
  • Berkumur dengan air garam
  • Perbanyak istirahat
  • Hindari berada pada area yang terlalu panas atau terlalu dingin

Demikian informasi dari redaksi mengenai sejumlah penyebab tenggorokan sakit saat digunakan untuk menelan makanan, serta beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Perlu diingat, apabila kondisi yang terjadi semakin memburuk dna tidak lekas sembuh segera kunjungi dokter untuk pemeriksaan dan penanganan yang lebih tepat.

Semoga informasi yang redaksi sampaikan pada artikel kali ini bermanfaat untuk Anda semuanya.

Pos terkait