Alami Sariawan di Lidah, Ini Cara Pengobatan yang Tepat

Alami Sariawan di Lidah, Ini Cara Pengobatan yang Tepat


Ketika anda mengalami sariawan di lidah, hal ini terasa sangat menganggu dan membuat anda tak nyaman bukan ?

Pasalnya, ketika mengalami sariawan di lidah hal ini dapat menyebabkan rasa tidak enak, sakit dan perih pada mulut anda, sehingga sangat menggangu aktifitas Anda saat makan dan minum.

Penyebab Sariawan di Lidah

Sariawan jenis ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal. Bisa saja karena hal-hal yang lumrah seperti karena cuaca, namun bisa juga karena adanya gangguan medis.

Beberapa penyebab kondisi medis ini adalah adanya kemungkinan aphthous stomatitis (canker sores), stres, diabetes, infeksi HIV, dan juga kemungkinan adanya kanker.

Selain itu, sariawan dilidah juga bisa terjadi karena efek samping obat-obatan tertentu, efek samping kemoterapi, adanya luka di lidah, serta perubahan hormon di masa kehamilan.

Namun, secara umum penyebab sariawan di lidah adalah karena adanya infeksi pada mulut yang disebabkan oleh jamur, dan dikenal dengan istilah oral thrush.

Kondisi sariawan seperti ini biasanya ditandai dengan lidah yang tampak  seperti luka dan dilapisi dengan selaput berwarna keputih-putihan. Sariawan jenis ini juga seringkali menjalar ke bagian di pipi bagian dalam, gusi, amandel, hingga bagian belakang tenggorokan.

Cara Mengobati Sariawan di Lidah Yang Tepat

Baca Juga :  Pentingnya Zat Asam Folat Untuk Ibu Hamil dan Janin

Umunya sariawan jenis ini akan membaik dengan sendirinya dalam waktu 1 atau 2 minggu.

Namun, tentunya anda tak mau tersiksa karena penyakit mulut ini dalam kurun waktu tersebut bukan?. Oleh karena itu pengobatan yang tepat dapat membuat sariawan ini sembuh lebih cepat.

Salah satu obat sariawan di mulut yang disarankan oleh dokter yaitu obat antijamur bernama clomatrizole, yang berbentuk tablet kunyah yang dibiarkan larut dalam mulut.

Selain itu, anda juga bisa menggunakan obat antijamur bernama nystatin. Obat ini merupakan obat cair yang digunakan sebagai obat kumur yang dibiarkan di dalam mulut untuk beberapa saat, kemudian ditelan.

Namun, apabila disebabkan oleh kendisi medis tertentu seperti yang disebutka di awal, maka pengobatan harus dilakukan dengan lebih dahulu mengetahui penyebab medis pastinya.

Baca Juga :  Sering Kesemutan, Waspadai Penyakit Berbahaya Berikut Ini

Mencegah Terjadinya Sariawan di Lidah

Mengingat akibat dari penyakit mulut ini yang terasa tak mengenakan dan membuat anda tak nyaman, maka ada baiknya adan melakuan pencegahan agar tidak terkena penyakit ini.

Anda bisa melakukan beberapa hal berikut ini untuk mencegah infeksi jamur pada lidah anda:

  • Selalu Sikat Gigi Secara Rutin

Menjaga kebersiham mulut, merupakan cara pencegahan yang paling efektif. Tak hanya mencegah sariawan, dengan sikat gigi rutin minimal dua kali sehari juga akan menghindarkan penyakit mulut lain.

  • Jangan Menggunakan Sikat Gigi Bekas Orang Lain

Selain rutin menggosok gigi, usahakan juga untuk tidak menggunakan sikat gigi bekas orang lain, atau sikat gigi yang di pakai berdua.

  • Perbanyak Minum Air Putih
Baca Juga :  Waspada, 7 Kebiasaan Ini Bisa Membahayakan Ginjal Anda

Air putih atau mineral merupakan asupan nutrisi yang penting untuk mencegah dehidrasi, serta menghindarkan mulut kering yang jadi penyebab sariawan.

  • Konsumsi Yogurt Tanpa Pemanis

Yogurt sangat baik untuk kesehatan, yang berguna untuk mengembalikan tingkat bakteri baik yang ada dalam tubuh. Pilihlah yoghurt yang tanpa pemanis yang banyak  mengandung Lactobacillus acidophilus.

  • Batasi asupan gula dan produk yang mengandung ragi

Bukan menghindari, tapi membatasi. Batasi konsumsi makanan atau minuman manis serta makanan yang mangandung ragi seperti roti, bir, serta wine yang dapat mendorong perkembangan jamur.

Pastikan untuk tidak menyepelekan kondisi ini, karena jika sariawan di lidah tak kunjung sembuh tentu akan sangat mengganggu.

Apabila pengobatan dengan cara di atas, sariawan tak kunjung sembuh atau membaik ada baiknya silahkan untuk mengunjungi dokter guna pemeriksaan dan penanganan yang lebih tepat.


__Terbit pada
Oktober 2, 2019

Penulis: Miati Dwi Susanti

Junior Content Writer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *