Benarkah Kulit Bawang Merah untuk Sembuhkan Stroke ? Ini Faktanya

oleh
Benarkah Kulit Bawang Merah untuk Sembuhkan Stroke ? Ini Faktanya

Beberapa waktu yang lalu, viral di media sosial artikel yang berisi informasi mengenai khasiat kulit bawang merah yang di percaya bisa digunakan untuk menyembuhkan penyakit stroke.

Stroke Sembuh, Darah Tinggi Hilang Total Dengan Bawang Merah. Begini Cara Meramunya, demikian kira-kira bunyi judul artikel yang sudah dibagikan ribuan kali oleh pengguna media sosial.

Namun, apakah benar jika kulit bawang merah memiliki khasiat yang demikian ? Berikut ulasan lengkapnya untuk anda.

Benarkah Kulit Bawang Merah untuk Sembuhkan Stroke

Ketika beredar sebuah informasi yang trending atau viral, hal pertama yang wajib kita lakukan adalah mengecek kebenaran informas tersebut.

Sama halnya dengan informasi yang viral terkait kulit bawang merah ini yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit stroke dan darah tinggi.

Menurut dokter spesialis jantung dan pembuluh darah Siska Suridanda Danny, informasi terkait khasiat dari kulit bawang merah ini sejauh ini masih belum dibuktikan secara medis.

Baca Juga :  Leukopenia (Leukosit Rendah), Penyebab dan Gejalanya

“Setahu saya ini tidak punya dasar ilmiah yang jelas,”jelas dokter Siska seperti di kutip dari laman liputan6.

Sementara itu, menurut Tjok Gde Kerthyasa, BHSc (Hom.), ADHom yang merupakan seorang praktisi Homeopathy (pengobatan yang menggunakan unsur-unsur alami seperti tanaman, hewan dan mineral) , mengatakan jika selama ini tidak pernah menggunakan kulit bawang merah dalam terapi.

“Saya tidak pernah menggunakan kulitnya (bawang merah) dalam praktek saya,” ungkap Tjok Gde terkait viralnya informasi khasiat dari kulit bawang merah ini.

Menurut Tjok Gde yang merupakan lulusan Bachelor of Health Science (Homeopathy) dari University of New England ini, menjelaskan jika ia juga tidak menggunakan umbi tersebut dalam penanganan stroke.

“Saya belum punya pengalaman langsung dengan bawang merah untuk stroke. Ramuan homeopathy yang saya paling sering berikan untuk kasus stroke adalah Arnica,” kata Tjok Gde.

Baca Juga :  Lakukan 6 Hal Ini Untuk Menjaga Jantung Anda Tetap Sehat

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika dalam pengobatan homeopati, Tjok Gde menggunakan bawang merah biasanya digunakan sebagai materi untuk terapi beberapa masalah kesehatan.

“Memang dimanfaatkan dalam materia medica homeopathy tetapi lebih dikenal sebagai ramuan pilek, alergi dan rhinitis,” tuturnya.

Memilik Khasiat Untuk Kesehatan

Meski demikian, tidak dapat dipungkiri jika selama ini memang bawang dikenal sebagai bahan sumber antioksidan. Dimana, pada bagian kulitnya ternyata memiliki lebih banyak antioksidan daripada umbi bawang itu sendiri.

Dalam kulit bawang diketahui kaya akan quercetin — flavonol yang dapat mengurangi tekanan darah dan mencegah plak arteri yang dapat menyebabkan stroke.

Namun, klaim yang menyebut bahwa kulit bawang bisa menyembuhkan stroke dan menghilangkan darah tinggi secara total, tidak punya dasar ilmiah yang jelas.

Jadi kesimpulannya, meski memilki kandungan yang dapat mengurangi tekanan darah dan mencegah plak arteri yang dapat menyebabkan stroke, khasiat kulit bawang untuk mengobati penyakit stroke ini secara medis belum ada penjelasan dan risetnya.

Baca Juga :  Benarkah Suka Marah-Marah Bisa Buat Darah Tinggi ?

Penulis: Firdhia Azzahra

Gambar Gravatar
Junior Content Writer, Traveller and Techno-enthusiast. Saat ini aktif menjadi penulis di beberapa website, dan mengelola website pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *